Jumat, 16 Maret 2018

Skripsi Not Scripshit

Oke kali ini saya akan sedikit bercerita soal skripsi saya.
Sebelum ngerjain skripsi, saya udah banyak mendengarkan keluh kesah senior sebelumnya soal skripsi, ada yang bilang susah, puyeng namun ada juga yang ngomong gampang kok, gak sesusah yang dibayangin. Walapun ada yang ngomong gampang tapi saya akui memang lebih banyak yang mengatakan kalau skripsi itu susah, katanya.
Dari penuturan senior, saya lebih setuju sama yang terakhir bahwa skripsi itu mungkin tidak sesusah yang dibayangkan. Dari situlah saya mulai mensugesti diri saya jikalau skripsi itu mudah dan pasti selesai, harus positif. Saya ambillah mata kuliah skripsi itu. Pada saat itu karena ada kondisi khusus, saya mengambil skripsi bersama 6 mata kuliah lainnya dengan total 22 sks. Hehe kebayang kan gimana ruwetnya pikiran saya, belum dijalanin sudah keliatan sibuknya gimana, tapi saya selalu yakin dengan kata, nothing impossible. Ya, tidak ada yang tidak mungkin, libatkan Allah dalam setiap rencana, manusia boleh menyusun jadwal Allah yang menentukan, sekeras apapun saya berusaha saya rasa tidak akan berhasil kalau tidak direstui oleh Nya. Dari situlah saya jalani perkuliahan dengan serius, bukan berarti selama ini gak serius, hanya saja kali ini lebih konsentrasi dan mengurangi waktu senggang. Saya mulai dengan pengajuan judul ke dekan, lalu dari situ dekan menyarankan saya untuk menambah satu variabel. Haha, u knowlah saya orangnya tidak mau ribet, cari gampangnya saja satu variabel saja sudah cukup. Saya tidak berani menolak permintaan dekan akhirnya menambahkan satu variabel. Untung saat itu saya semangat kalau tidak saya bisa-bisa stuck, baru judul lo belom yang lain hehe. Karena awal perkuliahan belum ada tugas saya konsentrasi untuk mencari literatur dan menyelesaikan latar belakang penelitian. Singkat cerita, pertengahan semester  tugas kuliah udah ada dan karena saya sudah mahasiswa akhir semua tugas jenisnya praktik, yang tentunya menguras tenaga dan kantong 😂😂😂 *anak Psikologi ngertilah. Saya sabar jalanin ini dan itu dan mencoba mengatur waktu. Ketika waktu magrib sampai isya adalah mengerjakan tugas kuliah, di atas jam 10 dan subuh adalah jatah skripsi, begitu saya membaginya, walaupun saya tidak ahli managemen waktu namun cara itu sepertinya berhasil, saya masih keliatan santai dan tidak terlalu keteteran. Dalam waktu 3 bulan pengerjaan saya tiba-tiba stuck, lost mind about this skripsi,saya sebulan mangkir dari dosen, fokusnya di kuliah, saya merasa ternyata lebih baik begini kuliah ya kuliah, skripsi ya skripsi, saat itu saya sepertinya sudah mantap jika semester selanjutnya saja skripsi diselesaikan, orangtua juga tidak menuntut  untuk cepat.  Tiba-tiba ketemu dosen dan ditegur,  ika kapan bimbingan lagi, kamu gak mau lulus cepet?*deg....kalimatnya biasa saja tapi langsung seperti menusuk hati, jiwa dan kehormatan saya hahah. Akhirnya karena "teguran" itu semangat lagi ngerjain karena waktu itu bulan puasa saya cuman bimbingan sekali sebulan, selain faktor kemalasan saya juga merasa bulan puasa itu lebih penting dibandingkan semua ini. Sikap acuh saya menarik perhatian beberapa teman utk selalu memberikan komentar kalau saya harus semangat, jangan cuek begini. Mungkin bagi yang belum mengenal saya, saya ini orangnya tipe laidback mukanya selalu keliatan malas, lambat tapi saya aktif secara mental kok hehe. Oke lanjut lah lebaran saya pulang kampung, saya cerita soal perkembangan skripsi ke orangtua. Saya bisa melihat raut wajah orangtua, senangnya luar biasa, walaupun mereka mengatakan sudahlah jangan dipaksakan tahun depan juga tidak masalah, kesehatan itu prioritas.  Dari situlah saya berpikir, gila ngerjain skripsi saja mereka udah sebahagia ini, gimana wisuda? Jujur, saat itu saya hanya bisa menelan ludah, bertanya dengan diri sendiri, can i do this? Nope, can i graduate this year?
Rasanya diri ini ingin cepat-cepat terbang ke Jakarta menyelesaikan skripsi. Sesampainya di Jakarta, saya mulai mengerjakan skripsi sedikit demi sedikit, waktu itu saya fokus di bagian metode penelitian saya aka bab 3. Namun karena waktu itu lagi Ujian Akhir Semester saya menunda selama dua minggu. Setelah UAS selesai , saya mulai membuka lagi folder skripsi itu, saya cermati,revisi dan bimbingan. Bimbingannya intensif,seminggu dua kali, hal ini berlangsung selama sebulan, jadi kira-kira sebulan itu saya bimbingan sekitar 5-8 kali. Dan hampir sebulan itu sepertinya saya depresi ringan, yah ringan karena hanya berlangsung dua minggu. Selama mengerjakan skripsi, titik inilah saya merasa berada di titik rendah hidup saya. Mau ngomong juga gimana ya, orang-orang tidak peduli dan menganggap wajar. Setelah melewati masa air mata *haha akhirnya bangkit lagi. Oia, emm yang membuat saya semangat sebenarnya ada satu hal, dimana saya tidak boleh menyerah, selain Allah, keluarga saya punya kunci lain keberhasilan skripsi, yaitu BTS*wkwk. Gak tau kenapa, ada satu lagu dari mereka judulnya "Never Mind" itu intro lagu sih. Intinya lagunya ngomong kalau dia itu diremehkan sama orang kamu gak mungkin ini dan itu tapi akhirnya berhasil, dan saat itu saya juga merasa kata-kata seperti "kamu gak bisa, kamu mustahil bla bla" cocok dengan lagu itu. Akhirnya semangat lagi, lagu Never Mind seperti anthem sy sebulanan itu. Karena kegigihan saya, cielah, Akhirnya acc juga sidang proposal, lalu sidang emm revisi lagi kemudian try out dan penelitian. Saya bersyukur rasa-rasanya kemudahan ini terus berlanjut.

Senin, 25 Juli 2016

Menjadi Moderen Dan Canggih Tidak Harus Menghilangkan Jati Diri dan Identitas

sumber: via gratisography.com
Globalisasi saat ini memang tidak bisa dihindari. Kita tidak lagi hidup di zaman dimana untuk bisa bepergian hanya berjalan kaki atau menggunakan tenaga hewan. Sekarang semua begitu mudahnya untuk beraktifitas dan mobilitas juga semakin meningkat. Semakin majunya zaman ini juga diiringi dengan kecanggihan-kecanggihan yang mungkin jika nenek moyang kita masih hidup akan sangat tercengang dengan pencapaian yang kita dapatkan. Kecanngihan teknologi membuat manusia perlahan-lahan bangkit dan berlomba-lomba untuk bisa menikmati teknologi yang ada dan menjadi modern. 
Menjadi modern memang nampaknya sudah menjadi keharusan, namun kadangkala ada ketimpangan yang terjadi dengan memahami moderenitas. Karena semua sudah mendunia dan global kita bisa tahu trend yang sedang terjadi di belahan dunia manapun, baik dari kebiasaan, pakaian dan juga gaya hidup, tidak ada lagi jurang pemisah yang berarti untuk bisa memahami moderenitas saat ini. Yang menjadi sebuah dilema ketika perlahan moderen yang kita anut itu ternyata perlahan menggerus nilai-nilai kehidupan kita, identitas kita, maupun identitas sebuah bangsa.
Kita bisa melihat bagaimana dahsyatnya kecanggihan teknologi bisa mengubah kebudayaan dan kehidupan suatu bangsa. 

Indonesia, know it and love it!

amazing culture via emaze.com

Tidak usah jauh-jauh untuk mengambil contoh, kita sebut saja negeri kita tercinta, Indonesia sebagai salah satu bangsa yang mungkin bisa tergerus oleh arus moderenitas. Tidak heran jika para investor khususnya gadget dan lainnya bisa tumbuh subur di negeri kita ibaratnya jamur di musim hujan. Tidak heran pula negara kita menjadi salah satu negara paling konsumtif di dunia. Apapun yang dijajakan di Indonesia pasti semuanya laku. Mulai dari produk HP, pakaian, elektronik, properti dan sebagainya semuanya laku terjual. Di luar negeri kita juga sangat gemar berbelanja oleh-oleh, tidak mengherankan jika di luar negeri banyak pedagang yang bisa berbahasa Indonesia. Lalu apakah kita pantas berbangga dengan semua kenyataan di atas? Menurut pandangan saya, tidak seharusnya kita termakan mentah-mentah apa yang dunia dan bangsa asing tawarkan kepada kita. Ibaratnya kita tidak tahu nilai-nilai apa yang mereka bawa dengan kehadiran sebuah produk atau apapun itu. Mungkin saking enaknya kita tenggelam dan dimanajakan dengan apa yang ada, sehingga bisa-bisanya melupakan jati diri kita identitas kita bahwa kebudayaan kita.

Mengikuti arus bukan berarti harus kehilangan ciri khas kan?

memilih jalan sendiri itu penting via gratisography.com
Bangsa Indonesia bisa saja menjadi runtuh karena terlalu banyaknya campur tangan akan bangsa lain. Kita bisa saja kehilangan arah saat masalah menerpa dikarenakan kita sudah tidak berpegangan lagi  pada nilai-nilai yang telah diajarkan dan ditinggalkan oleh nenek moyang kita. Sejak dulu kita ditinggalkan nilai-nilai kegotong-royongan, keramahan dan keberagaman. Saat ini kita dengan jelasnya bisa melihat bangsa kita sendiri berada di era kebingungan dan cultural shock. Nilai-nilai gotong royong dan lainnya seakan perlahan mulai menghilang tergantikan oleh nilai individualitas dan kompetitif yang menjadi ciri era modern.
Identitas diri sangat penting, ibaratnya sebuah tanda pengenal akan suatu bangsa maupun pribadi. Apa jadinya jika kita menjadi orang atau bangsa kebanyakan, tidak bisa dibedakan hanya karena krisis akan identitasnya. Apakah kita tidak bisa berkiblat ke negara Asia lainnya seperti Jepang yang terkenal dengan manga,anime,costplay dan budaya kerja kerasnya, sedangkan Korea Selatan terkenal dengan dramanya, musik dan fashion. Jika hanya menyebut nama negaranya kita bisa menyebutkan ciri khasnya berarti suatu negara sudah sukses menciptkan identitasna sendiri. Bagaimana dengan Indonesia? Hmm..orang masih bingung Indonesia? What kind place of it?
Tentunya kita tidak terima ketika selalu disama-samakan dengan orang lain, atau disamakan dengan bangsa lain, misalnya disamakan dengan negara Malaysia. Sebagian besar kita sadar akan hal itu, namun bodohnya tidak menyadari identitas kita juga perlahan memudar.

Kalian bisa lihat iklan Malaysia berikut, mirip Indonesia. Lalu ciri khas kita dimana?


Ini hanya sebagian kecil contoh bahwa identitas itu berkaian erat dengan bagaimana kita akan dikenal, jangan sampai nilai-nilai budaya kita kehilangan arah dan bangsa kita tidak mengenali "wajahnya sendiri". Mungkin lewat tulisan ini bisa menjadi refleksi bagi diri kita dan semua pihak bahwa memang menciptkan sebuah identitas dan citra itu sangatlah keras, bukan bagaimana bentuk identitas itu tetapi lebih ke arah bagaimana kita mampu konsisten dalam mewujudkannya. Mewujudkan cita-cita bangsa kita untuk bisa dikenal dan juga diakui di dunia, menjadi moderen dan canggih tetapi tetap memiliki warna Indonesia mungkin itulah yang akan menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat. Tapi sebuah perubahan besar tidak akan tercipta jika tidak diawali dengan langkah yang kecil, misalnya dalam bentuk tulisan oleh karenanya semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi dan ikut memeriahkan ajang IMAJINESIA untuk Indonesia yang lebih maju.

Think global, local act. Mulailah perkenalkan identitas bangsa dalam sebuah tulisan sederhana.
#InspirasiIndonesia #IMAJINESIA dan #TMMINspirasi


Senin, 06 Juni 2016

Punya Tulisan di Hipwee? Kenapa Tidak



Siapa sih yang gak tau tentang Hipwee? Yup website yang sekarang menjadi viral dikalangan anak muda memang gak pernah habis untuk dibicarakan, awal kemunculan website ini sungguh menyita perhatian karena artikel-artikel yang ditampilkan sangat puitis terutama judulnya dan biasanya sangat personal sehingga menarik kalangan muda untuk membacanya.
Mungkin kalian salah satu pembaca dan penggemar konten-konten pada Hipwee, saya juga salah satunya. Nah awalnya nih saya tau Hipwee kalau gak salah sekitar tahun 2015, menarik perhatian saya karena judulnya yang menurut saya agak lebay namun setelah membaca isinya so touching, sangat menyentuh dan personal, seolah-olah itu memang keadaan kita, nah dari situ saya mulai suka baca-baca artikelnya satu-persatu.


Ini dia salah satu contoh artikel yang sangat eye-catchy dimata saya, karena ngena banget, kebetulan saya adalah mahasiswa perantauan yang berasal dari Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan yang sedang kuliah di Jakarta. Jujur sangat menarik judul maupun isinya.
Kalian bisa kunjungi disini



Kemudian saya kagum lah sama Hipwee ini, dan akhirnya karena beberapa alasan pada tahun 2016 saya cuti kuliah untuk satu semester berhubung di rumah gak ada kerjaan makanya saya suka baca Hipweee, dan pada suatu hari ketika buka websitenya ada info kuis yaitu Hipwee Tanya Kabar jadi setiap peserta ditantang untuk membuat artikel menggunakan 4 kata dan satu gambar, nah iseng-iseng lah saya ikut, tergiur dengan hadiahnya selain itu saya juga sudah lama tidak menulis. Saya submit tulisan dan berhasil di publish, wah dipublish saja saya sudah senang apalagi pemenang, kebetulan judul yang saya sumbit waktu itu alias artikel pertama saya di Hipwee adalah Cara Berkesan Mengingat Pantai yah sangat simpel sih, setelah beberapa hari ternyata tulisan saya masih belum cukup untuk bisa juara.

Nah berawal dari kagum dan iseng-iseng ikut kuis, terhitung sejak April lalu saya beberapa kali sudah submit beberapa tulisan ke Hipwee, cukup menyenangkan karena bisa bergabung dengan komunitas anak muda Indonesia yang sangat keren. Walaupun banyak yang komentar jadi kontributor Hipwee kok mau aja sih kan gak dibayar? Tapi saya tetap senang sih lumayan bisa memberikan hiburan dengan tulisan kita dibaca banyak orang. Jadi buat kamu yang mau nulis silahkan nulis aja, coba uji kemampuan kamu menulis dengan cara submit ke Hipwee, memang tidak ada imbalan tapi saya rasa kesenangan tersendiri karya kita banyak yang baca.

Oh iya di Hipwee sekarang saya sudah submit beberapa tulisan, ini dia listnya, monggo dibaca :)












Jadi kalau kalian punya hobby menulis silahkan deh coba aja, aku iseng-iseng aja lumayan lah senang bisa gabung di komunitasnya. Kalau ada masukan atau saran atas tulisanku silahkan dikomen yah :)

Happy reading all













Minggu, 29 Mei 2016

Resep Kue Bolu Mini Lebaran




Bahan-bahan Bolu :
  • Kuning telur 4 butir
  • Gula pasir butiran kecil 30 gram
  • SP (Cake Emulsifier) 1 sendok teh
  • Susu cair 1 sendok makan
  • Esens vanilla 1/4 sendok teh
  • Putir telur 4 buah
  • Garam 1/4 sendok teh
  • Cream of tar-tar 1/2 sendok teh (Cari yang ada label Halal nya)
  • Gula pasir halus 50 gram
  • Tepung terigu kunci 60 gram
  • Tepung maizena 10 gram
  • Baking powder 1/2 sendok teh
  • Keju cheddar parut 30 gram
  • Butter atau margarin 50 gram (lelehkan)



Bahan Taburan Bolu Hongkong :

  • Keju cheddar parut 30 gram
  • Kacang almond (untuk toping, jika tidak ada atau tidak suka boleh diskip)

Cara Membuat Bolu Hongkong Keju Almond In Cup :

  1. Langkah awal kocok kuning telur, SP dan gula hingga kental. Masukkan susu cair dan essens vanilla, kocok asal rata. Sisihkan.
  2. Setelah itu kocok putih telur, garam dan cream of tar hingga keluar busa, masukkan gula pasir bertahap sambil dikocok terus hingga mengembang kaku. Masukkan kocokan kuning telur tadi sambil dikocok dengan mixer speed rendah sebentar saja sampai adonan benar-benar rata.
  3. Selanjutnya tambahkan tepung terigu, tepung maizena dan baking powder sambil diayak dan diaduk perlahan. Masukkan keju cheddar parut, aduk kembali sampai rata. Masukkan mentega cair, lalu aduk rata menggunakan spatula.
  4. Tuang adonan cake ke cup, taburi topping keju parut dan almond jika pakai. (Bisa menggunakan cup tinggi dan cup biasa yang biasany digunakan untuk membuat cupcake)
  5. Panggang cake di suhu 180 derajat celcius kurang lebih selama 20 menit. (Suhu oven beda-beada ya bunda, jadi bisa disesuaikan sendiri) lakukan test tusuk (pertanda matang ketika test tusuk tidak adonan yang menempel). Angkat.
  6. Bolu Hongkong Keju Almond In Cup Harum Super Lembut siap dinikmati. Nyaammmm!!
Ketika dipanggang aroma bolu ini wangi sekali, tak ada yang bisa menandingi aroma lezat keju dan butter. Buatnya cepat, super praktis dan no ribet. Bahan-bahan yang digunakan juga cukup sederhana, mudah didapat dan terjangkau dimana-dimana. Dari pasar tradisional, super market dan aneka toko bahan kue terdekat.
Karena kelembuatannya, bolu hongkong atau bolu vanila keju almon ini paling disukai anak kecil dan orang dewasa. Sekali lagi dalam resep bolu hongkong ini kita menggunakan toping keju dan almond. Jika tidak suka boleh dikreasikan dengan aneka toping pilihan sesuai selera ya. Enak banget buat temen ngopi dan ngeteh ditambah lagi dengan 2 Resep Kue Pie Pelangi Eggtart Enak Aneka Toping, Mantap deh!!!
Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Resep Bolu Hongkong Keju Almond In Cup Harum Super Lembut. Semoga bermanfaat :)



Minggu, 22 Mei 2016

Situs Bacaan Populer Yang Sering Dikunjungi Anak Muda Indonesia

Halo anak muda Indonesia, akhir-akhir banyak situs-situs yang sering dikunjungi anak muda Indonesia nih, bukan hanya sekedar membaca namun biasanya situs ini juga menyediakan aneka bacaan yang sesuai dengan kebutuhan anak muda sekarang. Berikut ini beberapa situs keren yang biasanya di kunjungi anak muda

  1. Hipwee
    www.hipwee.com
  2. IDN Times (Indonesia Times)
  3. Nyunyu
  4. MBDC

Jumat, 13 Mei 2016

Tampilkan Sisi Tomboy dengan Ripped Jeans

source: http://www.aliexpress.com/popular/leopard-ripped-jeans.html

Di tahun 2016 ini lagi populer dengan istilah Ripped Jeans, sebenarnya sih sudah trend di tahun sebelumnya tetapi khususnya di Indonesia mungkin penampakan jeans ini baru akhir-akhir ini terlihat. Nah buat kalian yang suka bergaya ala boys kalian bisa menambahkan ripped jeans ini sebagai item penting dalam lemari kamu, tentunya untuk kamu yang agak tomboy mungkin memakai skinny jeans bisa terlalu feminim makanya ripped jeans bisa kamu mix and match dengan pakaian kamu yang ada.

via http://fashiongum.com/womens-fashion/how-to-wear-distressed-denim-ripped-jeans/
Tapi nih akan terlihat beda saat memakainya di Indonesia guys khususnya buat muslimah ataupun buat cewek yang orangtuanya tidak ingin melihat anaknya urak-urakan, tapi jangan khawatir guys kamu bisa memilih ripped jeans yang memiliki dua layer sehingga tidak akan memperlihatkan kulit kamu dan pastinya coba untuk memadu-madankan dengan pashmina scarf mungkin akan lebih terlihat good girl tanpa menghilangkan sifat tomboy kamu.
via http://fashiongum.com/womens-fashion/how-to-wear-distressed-denim-ripped-jeans
Nah mungkin bisa juga kamu pakai buat holiday atau acara santai bareng teman kamu
via http://fashiongum.com
Terakhir nih jangan khawatir buat kamu yang punya badan gemuk tidak usah khawatir memakai celana jeans ini kamu bisa juga terlihat stunning dengan T-shirt polos dan ripped jeans yang super keren.
via http://fashiongum.com

Nah buat kamu yang tomboy sesekali bolehlah mengoleksi item ini agar kamu bisa tetap jadi cewek dengan sedikit tomboy.

Senin, 02 Mei 2016

Alasan Kenapa Facebook Tidak Ditinggalkan Pengguna



free




Siapa yang tidak mengenal Facebook, situs jejaring sosial yang dibuat oleh Mark Zuckerberg pada tahun 2004 ini memang banyak menuai pujian dan kritikan dalam awal peluncurannya. Siapa sih yang tidak punya akun Facebook? Facebook yang awalnya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Harvard ini sukses menginvasi milyaran pengguna di seluruh dunia. Unuk di Indonesia saja ada sekitar 65 juta pengguna aktif. Ya Indonesia adalah salah satu negara pengguna Facebook terbesar dunia.
Facebook selalu di hati via gratisography.com

Menurut penulis sih salah satu alasan Facebook tidak ditinggalkan adalah adanya perbaruan yang terus dilakukan oleh pihak Facebook, diantaranya :
  1. Kolom status yang tidak ditentukan jumlah karakternya sehingga user bisa leluasa menulis sesuka hati
  2. Ada pilihan rekomendasi dari Facebook
  3. Memiliki fitur untuk memperingatkan hari-hari penting seperti Ulang Tahun, hari penting dunia dan event lainnya
  4. Punya pilihan Like yang sekarang ditambah dengan Reaction, kita bisa memilih reaksi terhadap postingan
  5. Punya fitur game, aplikasi, grup dll
Selain diatas menurut admin Facebook masih menjadi kesayangan di hati pengguna karena terus memanjakan penggunanya dan juga terus menambahkan fitur-fitur yang baru, admin sangat suka fitur facebook yang membuat video, baik pertemanan maupun ulangtahun, kemudahannya yang dibuat dan tidak perlu mengakses aplikasi lain menjadikan Facebook tidak dapat dihapuskan begitu saja.
Dan juga update informasi yang bisa didapatkan layaknya seperti blog namun hanya perlu menggeser kursor tidak pada blog yang harus dibuka satu-satu.



Dan admin merasa Facebook sebagai jejaring sosial cukup komplit dalam fiturnya, admin sedikit heran jika banyak orang-orang yang pada tahun 2016 ini ogah dan malu mengakui jika memiliki akun Facebook, mereka lebih memilih sosmed lainnya seperti Path, Instagram dan Blackberry Messenger. Mungkin seperti My Space awalnya semua orang punya namun akhirnya tumbang juga, tapi menurut mimin sih Facebook masih memiliki nilai lebih dibandingkan sosmed lain.